fbpx
haji tamattu

Mengetahui Lebih Dekat Mengenai Ibadah Haji Tamattu

Haji Tamattu adalah salah satu bagian dari tiga jenis Ibadah haji yang ada di dalam syariat agama islam. Jenis haji ini diwajibkan bagi seluruh umat islam yang mampu dan memiliki tempat tinggal yang berjarak lebih dari 16 farsakh atau 48 mil dari Kota Makkah. Mungkin sebagian dari Anda ada yang belum mengetahui dan bertanya-tanya mengapa haji ini disebut sebagai haji Tamattu serta apakah perbedaan haji Tamattu dengan haji lainnya? Hal ini dikarenakan terdapat beberapa hal yang sebelumnya haram dalam ikhram tetapi menjadi halal atau dihalalkan, sehingga dapat diambil hikmah dan manfaatnya. Baik itu haji Tamattu bahkan umrah Tamattu.

Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi apabila Anda ingin melakukan Haji Tamattu adalah sebagai berikut

  1. Niat berhaji Tamattu sekalian umrah Tamattu dengan mengenakan baju ihram.
  2. Menyelesaikan semua rangkaiam amalan haji yang dilakukan pada bulan Syawal, Dzulkaidah dan Dzulhijjah.
  3. Melakukan umrah dan haji Tamattu dalam kurun waktu satu tahun, dimana tidak boleh lebih dari pada satu tahun atau di lain tahun.
  4. Pakaian ihram paling utama dikenakan saat rangkaian ibadah Haji Tamattu dari Makkah, terutama tempat-tempat seperti masjidil haram serta makam Nabi Ibrahim.

haji tamattu

Setelah Anda mengetahui tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi saat melaksanakan ibadah Haji Tamattu, maka Anda juga harus mengetahui tentang tata cara ibadah haji yang satu ini bukan? Terutama bagi Anda yang sebentar lagi melaksanakan ibadah haji, atau sedang dalam masa tunggu. Selain itu, juga tidak ada salahnya bagi Anda yang belum mendaftar haji untuk mengetahui tentang hal ini, karena pastinya akan bermanfaat bagi Anda dikemudian hari atau bermanfaat bagi orang lain disekitar Anda bukan? Karena pada dasarnya pelaksanaan ibadah Haji Tamattu ini terdiri dari dua bagian, yaitu umrah Tamattu dan Haji Tamattu yang mana merupakan satu rangkaian ibadah haji yang harus dilakukan dalam kurun waktu satu tahun. Penasaran? Langsung saja simak tata cara singkat umrah dan haji tamattu dibawah ini

Tata Cara Umrah Tamattu

  1. Mengenakan baju ihram dari miqat sejak bulan-bulan haji seperti Syawal, Dzulhijjah dan Dzulkaidah.
  2. Thawaf mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali.
  3. Mendirikan sholat sunnah Thawaf dibalik makam Nabi Ibrahim A.s
  4. Melaksanakan Sa’i atau berlari-lari mecil dari Bukit Shafa sampai Bukit Marwa sebanyak tujuh kali.
  5. Menyelesaikan dan mengerjakan Taqsir, dimana seseorang yang telah mengenakan baju ihram dan berhasil keluar dari ihram, maka dihalalkan baginya atas segala sesuatu yang sebelumnya haram.

haji tamattu

Tata Cara Haji Tamattu yang terdiri dari tiga belas bagian, diantaranya yaitu

  1. Mengenakan pakaian ihram dari Makkah apabila telah yakin akan mendapatkan wukuf di Arafah, akan tetapi sebaiknya Anda mengenakan pakaian ihram pada tanggal delapan dzulhijjah atau saat hari Tarwiyah.
  2. Melaksanakan wukuf di Arafah, mulai dari munculnya matahari sampai terbenamnya matahari pada tanggal sembilan dzulhijjah atau hari Arafah.
  3. Menginap atau tidur di Masy’aril haram saat malam idul qurban atau malam wukuf, sama seperti halnya wukuf dimulai saat tertib sampai terbenamnya matahari.
  4. Melempar jumrah aqobah atau kerikil-kerikil kecil pada hari idul qurban sebanyak tujuh kali lemparan.
  5. Melaksanakan ibadah qurban di Mina pada hari ke sepuluh pelaksanaan ibadah haji.
  6. Memotong sebagian rambut atau Taqsir atau bahkan menggundul rambut atau Halq pada hari idul qurban di Mina.
  7. Melaksanakan ibadah thawaf ziarah.
  8. Mendirikan dua rakaat shalat sunnah thawaf dibelakang makam Nabi Ibrahim A.s sama halnya saat menunaikan ibadah umrah tamattu.
  9. Berlari-lari kecil atau sa’i antara bukit Shafa dan bukit Marwa sebanyak tujuh kali.
  10. Melaksanakan ibadah Thawaf Nisa’
  11. Mendirikan dua rakaat shalat Thawaf Nisa’ dibelakang makam Nabi Ibrahim A.s
  12. Menginap pada hari tasyrik atau malam ke 11 dan 12 di Mina.
  13. Melempari jumrah dengan tiga kerikil, terutama pada tanggal-tanggal hari tasyrik yaitu pada hari ke 11 dan 12, serta sebagian orang pada hari ke 13 yang mana ia telah menginap atau tidur di Mina sebelumnya.

haji tamattu

Beberapa langkah atau tata cara ibadah Haji Tamattu diatas adalah serangkaian kegiatan yang telah ditentukan urutannya. Jadi, apabila Anda melaksanakan ibadah Haji Tamattu pasti Anda akan melaksanakan serangkaian ibadah sesuai dengan ketentuan dan urutan diatas.

Setelah Anda mengetahui tentang syarat-syarat dan tata cara pelaksanaan haji tamattu, Ada baiknya Anda juga mengetahui tentang bagaimana perbedaan ibadah haji tamattu dengan ibadah haji yang lainnya seperti haji Qiran dan Ifrad. Berikut adalah sedikit ulasannya

Pertama, pada Haji Tamattu serangkaian ibadah haji dilaksanakan bersamaan dengan ibadah umrah sekaligus, serta waktu pelaksanaan yang tidak terpisah lama. Berbeda dengan ibadah haji Qiran dan Ifrad yang mana tidak wajib melaksanakan umrah didalamnya, terkecuali bagi mereka yang mempunyai nazar atau sejenisnya. Kedua yaitu umrah pada Haji Tamattu ini dilaksanakan sebum Anda melaksanakan ibadah haji utama, sedangkan umrah pada haji Qiran dan Ifrad dilaksanakan setelah Anda melaksanakan ibadah haji.

Selanjutnya yaitu mengenai waktu pelaksanaan umrah dan haji Tamattu ini yang mana harus dilaksanakan sesuai dengan aturan bulan-bulan haji, tidak seperti kedua haji lainnya yaitu Qiran dan Ifrad. Pelaksaan umrah pada haji Qiran dan Ifrad boleh pada lain tahun atau pada tahun yang berbeda, tidak seperti halnya haji Tamattu yabg harus dilakukan dalam waktu satu tahun bersamaan.

haji tamattu

Miqat umrah dan Haji Tamattu terletak di Kota Makkah, berbeda dengan haji Qiran dan Ifrad yang mana bisa berlokasi diantara kelima tempat miqat atau bahkan rumah haji apabila berjarak lebih dekat dari miqat. Apabila seseorang yang sedang melaksanakan ibadah haji dan berihram serta berniat untuk melaksankan umrah Tamattu, maka diwajibkan baginya untuk berhenti dan menyerukan bacaan Talbiyah apabila menemui rumah-rumah atau miqat di Kota Makkah. Menegani ibadah qurban pada haji Tamattu hukumnya adalah wajib, sedangkan pada ibadah haji lainnya hukumnya adalah mustahab saja. Disamping itu, terdapat kesamaan antara haji Qiran dan haji Tamattu yang mana diwajibkan untuk membayar dam atau denda, berbeda dengan pelajsanaan Haji Ifrad yang mana lebih disunnahkan untuk melaksanakan thawaf Qudum, bukan membayar dam atau denda.

Baiklah, beberapa ulasan mengenai apa itu ibadah Haji Tamattu, syarat-syarat pelaksaan, tata cara dan perbedaan Haji Tamattu dengan haji Qiran dan Ifrad diatas merupakan sebuah aturan yang telah lama ditetapkan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan dan dicontohkan oleh baginda Nabi Muhammad Saw. Dengan demikian, bagi Anda yang sebentar lagi akan melaksanakan ibadah haji maka semoga dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji serta kembali menjadi haji yang mabrur. Selain itu, bagi Anda yang belum melaksanakan ibadah haji, semoga kelak Anda dapat melaksanakan dalam waktu dekat ini, Aamiin.

Leave a Comment